MEDIA KOMUNIKASI BROSUR
BROSUR KESELAMATAN BERKENDARA
A.
Keselamatan
dalam berkendara
Apakah kita
tahu bahwa keselamatan dalam berkendara itu merupakan faktor penting dalam
berkendara. Kenyataanya banyak pengendaraa dalam berkendara tidak mementingkan
faktor keselamatan namun memeintingkan faktor ketepatan. Bahwasanya pengendaraa
memiliki 50 % terjadinya kecelakaan pada saat berkendara
Dalam
berkendara sepeda motor, khususnya pengguna sepeda motor dan mobil dalam
berkendara dijalan lebih mementingkan target sampai tujuan. Tidak mementingkan
faktor keselamatan dalam berkendara. Sifat pengendara yang emosianal menjadikan
faktor penting terjadinya kecelakaan.
Masih banyaknya pengendara sepeda motor yang tidak
menaati peraturan berkendara yang berkeselamatan. Perilaku manusia yang tidak
sabar , menjadikan banyaknya pengendara yang menerobos lampu merah, menerobos
palang pintu kereta api. Kurangnya pengetahuan masyarakan akan bahaya dan
resiko melanggar lalu lintas menjadikan banyak pengendara yang tidak tertib dalam
berlalu lintas
Apakah kita
tahu bahwa kecelakaan berkendara di indonesia menepati urutanke 4. Hal itu
perlu perhatian khusus, bagaimana menanggulangi kecelakaan di indonesia.
Berbagai macam aturan yang telah ditetapkan pemerintah belum bisa mengurangi
tingkat kecelakaan.
B.
Latar
belakang
Indonesia
terkenal dengan mudik pada saat perayaan hari besar maupun libur panjang.
Membludaknya kendaaran dalam waktu bersamaan menjadikan ruas jalan mengalami
kapasitas maksimal.penumpukan kendaran pribadi
menjadikan kemacetan dalam berkendara
Indonesia identik dengan kata lupa, maksudnya orang
indonesia tidak belum bisa mempersiapkan sedini mungkin apa yang perlu dibawa
pada saat mudik. Banyaknya pengendara yang mengalami mogok dijalan karna
kurangnya persiapan pada saat mudik. Pada akhirnya menjadikan tidak bisa tepat
sampai tujuan
Warga indonesia memiliki keunikan sendiri dalam mudik
mulai dari jenis kendaraan, prasarana yang dibawa dan perilaku pengendara yang
unik. Namun semuanya tidak berfikir faktor keselamatan hanya mementingkan
ketepatan waktu dan menghilangkan kepenakan dijalan
Semuanya merupakan faktor dapat terjadinya kecelakaan
pada saat mudik. Untuk itu dengan adanya brosur keselamatan dalam berkendara
dapat mengurangi tingkat kecelakaan berkendara
C.
Tujuan
Tujuan dari adanya brosur ini
adalah untuk mengurangi tingkat fatalitas terjadinya kecelakaan, diantaranya:
1.
Memberikan
pengetahuan tentang keselamatan berkendara kepada para pemudik yang menggunkan
kendaran pribadi.pengetahuan sangat perlu diketahui khususnya bagi para pemudik
sehingga hal kemungkinan yang terjadi pada saat dijalan dapat dihindari
2.
Memberikan
informasi terkait perjalan mudik secara akurat, efektif dan efisien. Perlunya
update informasi tentang jalur mudik sehinga adanya persiapan dalam meangani
terjadinya kemacetan dan dapat memilih jalur alternatif
D.
Brosur
keselamatan
Brosur adalah
media komunikasi yang dapat dipahami dengan cepat melalui gambar visual. Yang
kita tahu separuh fungsi otak manusia digunakan untuk memproses informasi yang
disampaikan secara visula. Kenyataanya melalui gambara visual dapat diserap dan
dipahami dengan cepat ditranfer ke otak
Dengan tampilan brosur yang elegan menjadikan pembaca
lebih tertarik membaca dari pada dengang menbaca sebuah artikel. Membuat brosur
tidak lah sulit dengan tampilan gambar dan judul menjadikan brosur lebih
menarik
Kenyataanya warga Indonesia lebih tertarik membaca
sebuah comik dibandingkan novel. Oleh sebab itu brosur adalah pilihan bagus
sebagai media komunikasi
E.
Desain
Brosur
1.
Tampak
depan
Desan brosur
keselamtan dalam berkendara. Pada tampak depan terdiri dari judul, pejelasan
tentang keselamatan, informasi tentang mudik, dan tips berkendara kendaraan pribadi
sepeda motor dan mobil. Pada tampak depan baground berwarna biru karena warna
tersebut dapat menadi pusat perhatian dan menyatuh dengan warna lain. Dengan
adanya logo pktj, dishub, dan kepolisian menyatakan bahwa kami peduli terhadap
keselamatan pada saat berkendara
2.
Tampak
belakang
Desain brosur
keselamatan dalam berkedara. Pada tampak belakang terdiri dari tips sebelum
mudik, tips pada saat mudik dan tips setalah mudik
F.
Materi
Kita perlu adanya persiapan
sebelum melakukan kegiatan. Bahwasanya dengan adanya persiapan kemungkinan yang
akan terjadi peluangnya menjadi kecil.
Begitu pula pada saat mudik perlu adanya persiapan agar berkendara menjadi
aman, nyaman dan selamat.
Ti[ps atau persiapan kepada
para pemudik diantaranya adalah
1)
Tips
berkendara menggunakan sepeda motor
a.
Memeriksa
kelengkapan surat-surat berkendara
b.
Menggunakan
perlengkapan berkendara
c.
Memeriksa
kondisi sepeda motor
d.
Melakukan
pemanasan tubuh
e.
Mematuhi
rambu-rambu lalu lintas
2)
Tips
berkendara menggunakan mobil
a.
Berputar
mengelilingi mobil
b.
Cek
mesin mobil
c.
Cek
kondisi rem
d.
Cek
perlengkapan yang dibutuhkan pada saat berkendara
Bagi para pemudik
perlu adanya persiapan yang perlu disiapkan sebelum berkendara
1)
Tips
sebelum berkendara menggunkan kendaraan pribadi
a.
Periksa
kondisi kendaraan
Pengecekan
kendaran perlu dilakukan pada saat berkedara. Untuk memastikan bahwa kendaran
aman pada saat perjalanan
b.
Bawalah
peta jalur mudik
Kurangnya
pengetahuan pemudik tentang jalur alternatif. Sehingga perlu adanya peta sebaga
petunjuk jalan
c.
Istiraht
yang cukup
Sebelum
berkendaraan memerlukan tidur yang cukup agar kondisi pada fit pada saat
mengemudi
d.
Kompoen
cadangan kendaraan
Agar dapat
mencegah terjadinya permaslahan pada kondisi mobil perlu membawa komponen
cadangan kendaraan seperti ban, kunci pas, air aki,
e.
Mengemas
barang
Bawalah
barang sesuai kebutuhan agar dalam mengemudi dapat nyaman dan aman. Tepatkan
barang sesuai dnegan kebutuhan agar tidak sulit mencari barang yang penting
pada saaat berkendara.
2)
Tips
saat berkendara menggunkan kendaran pribadi
Pada saat
berkendara perlunya konsentrasi yang tinggi dan melihat kondisi agar tidak
terjadinya kecelakaan pada saat berkendara. Perlunya waspada saat berkedara
merupakan kunci sukses mengendaraai yang aman dan selamat sampai tujuan
a.
Waspada
saat dilampu lalu lintas
b.
Waspada
saat melintasi dedekat mobil
c.
Waspada
saat melintasi dedekat mobil yang berhenti
d.
Waspada
saat dalam tinkungan ketika berada disamping mobil
e.
Waspada
saat melintas diantara mobil antrian
f.
Jangan
mendahului mobil yang tidak aman
3)
Tips
setelah berkendara menggunakan kendaraan pribadi
a.
Istirahat
cukup
Perlunya
istirahat yang cukup agar kondisi badan menjadi fit kembali setelah berkendara.
b.
Mandi
pagi hari
Sesuai ilmu
dokter bahawa mandi pagi dapat meregrenasi sel sel baru dan membuang sel mati
sehingga tubuh menjadi fit kembali setalah berkenara
c.
Minum
cukup air
Minum
dapat mangatasi terjadinya dehidrasi sehingga badan menjadi segar kembali
d.
Pijat
Dalam
ilmu tradisional bahwasanya pijat dapat membantu dalam memulihkan kondisi tubuh
Semoga
materi dapat membantu dalam pengetahuan masyarakat pada saat akan mudik. Dan
dapat mengurangi faktor terjadinya kecelakaan pada saat mengemudi kendaraan
pribadi








Tidak ada komentar:
Posting Komentar