Rabu, 10 Mei 2017

MEDIA KOMUNIKASI BROSUR
BROSUR KESELAMATAN BERKENDARA



A.      Keselamatan dalam berkendara



Apakah kita tahu bahwa keselamatan dalam berkendara itu merupakan faktor penting dalam berkendara. Kenyataanya banyak pengendaraa dalam berkendara tidak mementingkan faktor keselamatan namun memeintingkan faktor ketepatan. Bahwasanya pengendaraa memiliki 50 % terjadinya kecelakaan pada saat berkendara

Dalam berkendara sepeda motor, khususnya pengguna sepeda motor dan mobil dalam berkendara dijalan lebih mementingkan target sampai tujuan. Tidak mementingkan faktor keselamatan dalam berkendara. Sifat pengendara yang emosianal menjadikan faktor penting terjadinya kecelakaan.

                Masih banyaknya pengendara sepeda motor yang tidak menaati peraturan berkendara yang berkeselamatan. Perilaku manusia yang tidak sabar , menjadikan banyaknya pengendara yang menerobos lampu merah, menerobos palang pintu kereta api. Kurangnya pengetahuan masyarakan akan bahaya dan resiko melanggar lalu lintas menjadikan banyak pengendara yang tidak tertib dalam berlalu lintas
               
Apakah kita tahu bahwa kecelakaan berkendara di indonesia menepati urutanke 4. Hal itu perlu perhatian khusus, bagaimana menanggulangi kecelakaan di indonesia. Berbagai macam aturan yang telah ditetapkan pemerintah belum bisa mengurangi tingkat kecelakaan.

B.      Latar belakang


Indonesia terkenal dengan mudik pada saat perayaan hari besar maupun libur panjang. Membludaknya kendaaran dalam waktu bersamaan menjadikan ruas jalan mengalami kapasitas maksimal.penumpukan kendaran pribadi  menjadikan kemacetan dalam berkendara

                Indonesia identik dengan kata lupa, maksudnya orang indonesia tidak belum bisa mempersiapkan sedini mungkin apa yang perlu dibawa pada saat mudik. Banyaknya pengendara yang mengalami mogok dijalan karna kurangnya persiapan pada saat mudik. Pada akhirnya menjadikan tidak bisa tepat sampai tujuan

                Warga indonesia memiliki keunikan sendiri dalam mudik mulai dari jenis kendaraan, prasarana yang dibawa dan perilaku pengendara yang unik. Namun semuanya tidak berfikir faktor keselamatan hanya mementingkan ketepatan waktu dan menghilangkan kepenakan dijalan

                Semuanya merupakan faktor dapat terjadinya kecelakaan pada saat mudik. Untuk itu dengan adanya brosur keselamatan dalam berkendara dapat mengurangi tingkat kecelakaan berkendara

C.      Tujuan

Tujuan dari adanya brosur ini adalah untuk mengurangi tingkat fatalitas terjadinya kecelakaan, diantaranya:
1.       Memberikan pengetahuan tentang keselamatan berkendara kepada para pemudik yang menggunkan kendaran pribadi.pengetahuan sangat perlu diketahui khususnya bagi para pemudik sehingga hal kemungkinan yang terjadi pada saat dijalan dapat dihindari

2.       Memberikan informasi terkait perjalan mudik secara akurat, efektif dan efisien. Perlunya update informasi tentang jalur mudik sehinga adanya persiapan dalam meangani terjadinya kemacetan dan dapat memilih jalur alternatif

D.      Brosur keselamatan

Brosur adalah media komunikasi yang dapat dipahami dengan cepat melalui gambar visual. Yang kita tahu separuh fungsi otak manusia digunakan untuk memproses informasi yang disampaikan secara visula. Kenyataanya melalui gambara visual dapat diserap dan dipahami dengan cepat ditranfer ke otak
               
                Dengan tampilan brosur yang elegan menjadikan pembaca lebih tertarik membaca dari pada dengang menbaca sebuah artikel. Membuat brosur tidak lah sulit dengan tampilan gambar dan judul menjadikan brosur lebih menarik

                Kenyataanya warga Indonesia lebih tertarik membaca sebuah comik dibandingkan novel. Oleh sebab itu brosur adalah pilihan bagus sebagai media komunikasi

E.       Desain Brosur

1.       Tampak depan


Desan brosur keselamtan dalam berkendara. Pada tampak depan terdiri dari judul, pejelasan tentang keselamatan, informasi tentang mudik, dan tips berkendara kendaraan pribadi sepeda motor dan mobil. Pada tampak depan baground berwarna biru karena warna tersebut dapat menadi pusat perhatian dan menyatuh dengan warna lain. Dengan adanya logo pktj, dishub, dan kepolisian menyatakan bahwa kami peduli terhadap keselamatan pada saat berkendara

2.       Tampak belakang


Desain brosur keselamatan dalam berkedara. Pada tampak belakang terdiri dari tips sebelum mudik, tips pada saat mudik dan tips setalah mudik

F.       Materi

            Kita perlu adanya persiapan sebelum melakukan kegiatan. Bahwasanya dengan adanya persiapan kemungkinan yang akan terjadi peluangnya menjadi  kecil. Begitu pula pada saat mudik perlu adanya persiapan agar berkendara menjadi aman, nyaman dan selamat.

Ti[ps atau persiapan kepada para pemudik diantaranya adalah
1)      Tips berkendara menggunakan sepeda motor
a.       Memeriksa kelengkapan surat-surat berkendara
b.       Menggunakan perlengkapan berkendara
c.       Memeriksa kondisi sepeda motor
d.       Melakukan pemanasan tubuh
e.       Mematuhi rambu-rambu lalu lintas

2)      Tips berkendara menggunakan mobil
a.       Berputar mengelilingi mobil
b.       Cek mesin mobil
c.       Cek kondisi rem
d.       Cek perlengkapan yang dibutuhkan pada saat berkendara
Bagi para pemudik perlu adanya persiapan yang perlu disiapkan sebelum berkendara
1)      Tips sebelum berkendara menggunkan kendaraan pribadi


a.       Periksa kondisi kendaraan
Pengecekan kendaran perlu dilakukan pada saat berkedara. Untuk memastikan bahwa kendaran aman pada saat perjalanan
b.       Bawalah peta jalur mudik
Kurangnya pengetahuan pemudik tentang jalur alternatif. Sehingga perlu adanya peta sebaga petunjuk jalan
c.       Istiraht yang cukup
Sebelum berkendaraan memerlukan tidur yang cukup agar kondisi pada fit pada saat mengemudi
d.       Kompoen cadangan kendaraan
Agar dapat mencegah terjadinya permaslahan pada kondisi mobil perlu membawa komponen cadangan kendaraan seperti ban, kunci pas, air aki,
e.       Mengemas barang
Bawalah barang sesuai kebutuhan agar dalam mengemudi dapat nyaman dan aman. Tepatkan barang sesuai dnegan kebutuhan agar tidak sulit mencari barang yang penting pada saaat berkendara.

2)      Tips saat berkendara menggunkan kendaran pribadi


Pada saat berkendara perlunya konsentrasi yang tinggi dan melihat kondisi agar tidak terjadinya kecelakaan pada saat berkendara. Perlunya waspada saat berkedara merupakan kunci sukses mengendaraai yang aman dan selamat sampai tujuan
a.       Waspada saat dilampu lalu lintas
b.       Waspada saat melintasi dedekat mobil
c.       Waspada saat melintasi dedekat mobil yang berhenti
d.       Waspada saat dalam tinkungan ketika berada disamping mobil
e.       Waspada saat melintas diantara mobil antrian
f.        Jangan mendahului mobil yang tidak aman

3)      Tips setelah berkendara menggunakan kendaraan pribadi

a.       Istirahat cukup
Perlunya istirahat yang cukup agar kondisi badan menjadi fit kembali setelah berkendara.
b.       Mandi pagi hari
Sesuai ilmu dokter bahawa mandi pagi dapat meregrenasi sel sel baru dan membuang sel mati sehingga tubuh menjadi fit kembali setalah berkenara
c.       Minum cukup air
        Minum dapat mangatasi terjadinya dehidrasi sehingga badan menjadi segar kembali
d.       Pijat
        Dalam ilmu tradisional bahwasanya pijat dapat membantu dalam memulihkan kondisi tubuh



                        Semoga materi dapat membantu dalam pengetahuan masyarakat pada saat akan mudik. Dan dapat mengurangi faktor terjadinya kecelakaan pada saat mengemudi kendaraan pribadi